Toples

Juni 5, 2008

Suatu hari, seorang ahli ‘Managemen Waktu’ berbicara di depan sekelompok mahasiswa bisnis, dan ia memakai ilustrasi yg tidak akan dengan mudah dilupakan oleh para siswanya.

Ketika dia berdiri dihadapan siswanya dia berkata: ” Baiklah, sekarang waktunya kuis ” Kemudian dia mengeluarkan toples berukuran galon yg bermulut cukup lebar, dan meletakkannya di atas meja. Lalu ia juga mengeluarkan sekitar selusin batu berukuran segenggam tangan dan meletakkan dengan hati-hati batu-batu itu kedalam toples. Ketika batu itu memenuhi toples sampai ke ujung atas dan tidak ada batu lagi yg muat untuk masuk ke dalamnya, dia bertanya:

” Apakah toples ini sudah penuh?”
Semua siswanya serentak menjawab, “Sudah!”

Kemudian dia berkata, ” Benarkah? Dia lalu meraih dari bawah meja seke ranjang kerikil.

Lalu dia memasukkan kerikil-kerikil itu ke dalam toples sambil sedikit mengguncang- guncangkannya, sehingga kerikil itu mendapat tempat diantara celah-celah batu-batu itu. Lalu ia bertanya kepada siswanya sekali lagi:

” Apakah toples ini sudah penuh?” Kali ini para siswanya hanya tertegun,
“Mungkin belum!”, salah satu dari siswanya menjawab.

” Bagus!”jawabnya.
Kembali dia meraih kebawah meja dan mengeluarkan sekeranjang pasir. Dia mulai memasukkan pasir itu ke dalam toples, dan pasir itu dengan mudah langsung memenuhi ruang-ruang kosong diantara kerikil dan bebatuan.

Sekali lagi dia bertanya, “Apakah toples ini sudah penuh?”

“Belum!” serentak para siswanya menjawab

Sekali lagi dia berkata, “Bagus!” Lalu ia mengambil sebotol air dan mulai menyiramkan air ke dalam toples, sampai toples itu terisi penuh hingga ke ujung atas. Lalu si Ahli Manajemen Waktu ini memandang kpd para siswanya dan bertanya:

“Apakah maksud dari ilustrasi ini?”

Seorang siswanya yg antusias langsung menjawab, “Maksudnya,betapapun penuhnya jadwalmu, jika kamu berusaha kamu masih dapat menyisipkan jadwal lain kedalamnya!”

“Bukan!”, jawab si ahli, “Bukan itu maksudnya. Sebenarnya ilustrasi ini mengajarkan kita bahwa :

JIKA BUKAN BATU BESAR YANG PERTAMA KALI KAMU MASUKKAN MAKA KAMU TIDAK AKAN PERNAH DAPAT MEMASUKKAN BATU BESAR ITU KE DALAM TOPLES TERSEBUT…

“Apakah BATU-BATU BESAR dalam hidupmu?

Mungkin anak-anakmu, suami / istrimu, orang-orang yg kamu sayangi,persahabatanmu, kesehatanmu, mimpi-mimpimu, ibadahmu pada Tuhanmu? Hal-hal yg kamu anggap PALING BERHARGA dalam hidupmu!

Ingatlah untuk selalu meletakkan BATU-BATU BESAR tersebut sebagai yg PERTAMA, atau kamu tidak akan pernah punya waktu untuk memperhatikannya. Jika kamu mendahulukan hal-hal yang kecil dalam prioritas waktumu, maka kamu hanya memenuhi hidupmu dengan hal-hal yang kecil, kamu tidak akan punya waktu untuk melakukan hal yang
besar dan berharga dalam hidupmu”…. …..

“Shan yuan”

Entry Filed under: Share. Tag: , .

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Saya, Owner dari sebuah bisnis Souvenir Pernikahan, Souvenir Promosi/Event, Souvenir Hadiah. Mengelola bisnis bersama suami tercinta www.tasya-souvenir.com dan beberapa web lainnya :) Hobby saat ini memasak. Menyukai serial Korea. Sedang belajar menjadi seorang istri yang baik dan sedang mempersiapkan diri menjadi seorang mom :)

My Business

  • Contact Person


  •  

    Kategori

    Tulisan Terakhir

    Komentar Pengunjung

    vickii di Stairway to Heaven…
    ade di Antara Jilbab dan Pekerja…
    salam ziarah di Renungan…….

    Log In

    Blog Stats

    Watch videos at Vodpod.